bontang publis

Media Silaturrahmi

Arsip untuk April, 2007

Wolfowitz, Bank Dunia, dan Bush

Khudori
Alumni Fakultas Pertanian Universitas Jember, Peminat Sosial Ekonomi Pertanian dan Globalisasi

Bank Dunia diguncang skandal. Di bawah kepemimpinan Paul Wolfowitz, Bank Dunia berkomitmen memberantas korupsi. Namun, komitmen mantan wakil menteri pertahanan AS itu dipertanyakan ketika ia terindikasi memromosikan dan menaikkan gaji pacarnya, Shaha Riza. Tidak tanggung-tanggung, wanita kelahiran Libya itu digaji 193.590 dolar AS (sekitar Rp 1,7 miliar), lebih besar dari gaji seorang menteri luar negeri. Wolfowitz berbohong dengan memanipulasi persetujuan Dewan Eksekutif Bank Dunia. Baca entri selengkapnya »

Setengah Hati untuk Palestina

Oleh :

Amrozi M Rais
Direktur Center for Middle East Studies (COMES) Jakarta

Pemerintah Belanda, melalui Departemen Luar Negerinya, menyatakan belum siap menerima kedatangan PM Ismail Haniya, pejabat dari Hamas, untuk menyambut undangan panitia acara konferensi Palestina Eropa, yang rencananya akan dilaksanakan 5 Mei 2007 di Rotterdam, Belanda. Mereka beralasan bahwa Uni Eropa (UE) masih menganggap bahwa Hamas belum dicoret oleh UE sebagai ‘kelompok teroris’. Baca entri selengkapnya »

Reaktualisasi Gerakan Oposisi Menjawab Stagnasi Gerakan Mahasiswa

Oleh :AZWAR M. SYAFE’I

Kalau dilihat berbagai momen perubahan selama ini secara pemahaman umum kita tentunya tidak akan terlepas dari peran yang coba diambil gerakan mahasiswa, katakanlah dalam konteks Indonesia sendiri mulai dari masa Proklamasi, penurunan rezim orde lama, penumbangan Suharto sebagai pemegang otoritas masa Orde baru sampai menggulirkan reformasi hampir tidak mungkin menafikkan peran mahasiswa, sekedar mengingatkan memori kolektif kita bersama setiap zaman perjuangan mahasiswa dalam melawan ketidakadilan tentunya akan berbeda sesuai dengan tuntutan serta kondisi sosial saat itu, akan tetapi meskipun masanya berbeda – beda kalau coba kita tarik garis singgung ada beberapa identitas menjadi warna perjuangan tiap zaman yang harus dimiliki mahasiswa antara lain Pertama mencerminkan semangat kepemudaan dengan karakter dasar selalu bersuara bila melihat ketimpangan serta ketidakadilan, kedua menjaga independensi dalam artian sesungguhnya dimana gerakan mahasiswa bukan pesanan dari mana – mana dia keluar murni sebagai kekuatan mewakili suara ketertindasan dalam struktur social masyarakat, ketiga komitmen, dalam garis perjuangannya selalu menjaga dan tetap tegar apa – apa yang disuarakan dan tidak terpengaruh iming – iming meterialistik sehingga tanggung jawabnya bukan hanya secara horisontal lebih – lebih secara vertikal. Secara normatif kalau tiga identitas ini sudah melekat dalam diri mahasiswa sudah dapat dipastikan bahwa akan membentuk energi secara organis sebagai salah satu pilar terpenting bagi bergulirnya perubahan di negeri ini. Baca entri selengkapnya »

Peran Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Keberadapan Islam

Peran Perguruan Tinggi
dalam Meningkatkan Peradaban Islam
Oleh: Prof. Dr. Ayatullah Sayyid Hasan Sadat Mustafawi
(Rektor Islamic University of Teheran-Iran)

Islam merupakan agama yang punya perhatian besar kepada ilmu pengetahuan. Islam sangat menekankan umatnya untuk terus menuntut ilmu. Dalam surat Ar-Rahman, Allah menjelaskan bahwa diri-Nya adalah pengajar (‘Allamahu al-Bayan) bagi umat Islam. Dalam agama-agama lain selain Islam kita tidak akan menemukan bahwa wahyu pertama yang diturunkan adalah perintah untuk belajar. Kita tahu bahwa ayat pertama yang diturunkan adalah Surat Al-‘Alaq yang memerintahan kita untuk membaca dan belajar. Allah mengajarkan kita dengan qalam – yang sering kita artikan dengan pena. Akan tetapi sebenarnya kata qalam juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang yang dapat dipergunakan untuk mentransfer ilmu kepada orang lain. Kata Qalam tidak diletakkan dalam pengertian yang sempit. Sehingga pada setiap zaman kata qalam dapat memiliki arti yang lebih banyak. Seperti pada zaman sekarang, komputer dan segala perangkatnya termasuk internet bisa diartikan sebagai penafsiran kata qalam. Dalam surat Al-‘Alaq, Allah Swt memerintahkan kita agar menerangkan ilmu. Setelah itu kewajiban kedua adalah mentransfer ilmu tersebut kepada generasi berikutnya. Dalam hal pendidikan, ada dua kesimpulan yang dapat kita ambil dari firman Allah Swt tersebut; yaitu Pertama, kita belajar dan mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya. Kedua, berkenaan dengan penelitian yang dalam ayat tersebut digunakan kata qalam yang dapat kita artikan sebagai alat untuk mencatat dan meneliti yang nantinya akan menjadi warisan kita kepada generasi berikutnya. Baca entri selengkapnya »

Gerakan Sempalan di Kalangan Ummat Islam Indonesia: Latar Belakang Sosial-Budaya

Martin van Bruinessen

Istilah “gerakan sempalan” beberapa tahun terakhir ini menjadi populer di Indonesia sebagai sebutan untuk berbagai gerakan atau aliran agama yang dianggap “aneh”, alias menyimpang dari aqidah, ibadah, amalan atau pendirian mayoritas umat. Istilah ini, agaknya, terjemahan dari kata “sekte” atau “sektarian“,[1] kata yang mempunyai berbagai konotasi negatif, seperti protes terhadap dan pemisahan diri dari mayoritas, sikap eksklusif, pendirian tegas tetapi kaku, klaim monopoli atas kebenaran, dan fanatisme. Baca entri selengkapnya »

Babak Baru Gerakan Islam

Baitul Muslimin

Jakarta, Kompas – Gerakan Islam bisa memasuki babak baru dengan mendorong lahirnya mitra strategis organisasi massa Islam, Baitul Muslimin Indonesia, yang menjadi sayap Islam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Gerakan ini harus menjadi gerakan yang berkemajuan dengan ciri mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat. Ini yang bisa menjadi titik temu gerakan Islam dan PDI-P yang dikenal sebagai kelompok nasionalis. Baca entri selengkapnya »

Older entries »