bontang publis

Media Silaturrahmi

Surat dari Bunda

sumber via email zul86

Selembar kertas terkirim atas namaku dari pak pos. Tertulis nama ibunda sebagai pengirimnya, seorang ustadzah yang telah aku anggap sebagai ibuku. Berlinang air mata aku membaca setiap baris kata yang beliau pesankan untukku.

Pesan untuk ananda di perantauan

oleh: Niswami
Suratmu telah ku terima
kubaca dengan linangan air mata
terima kasih kau telah mengingatku
doaku semoga sukses selalu

aku berharap punya anak sepertimu
yang berprestasi dalam berilmu
pesanku jangan lupa asalmu
berjuanglah untukl umatmu

hati-hatilah tersandung batu
aswaja harus tetap tertancap di kalbu

jika terbang jangan melihat ke bawah
terbang tinggi banyak rintangannya
hujan badai pasti menerpa
terobos saja demi cita-cita

siapa rendah hati Allah akan membuatnya tinggi
siapa tinggi hati Allah rendahkan diri

jangan kenyang dengan ilmu
semakin mendapat semakin menunggu

di atas putih ada putih
di atas yang tinggi ada yang Maha Tinggi
di atas yang berilmu ada yang Maha Tahu
di atas kekasih ada yang Maha kasih

jangan lupa selalu berdoa
agar berakhir husnul khatimah

Sungelebak Lamongan
15 Februari 2007

1 Tanggapan »

  guebukanmonyet wrote @

Mas Bung Anas, pertanyaannya kelewat tapi sudah dijawab kok. Salam kenal yah. Mungkin kapan2 bisa ketemuan ama Niners.


Komentar Anda

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>