bontang publis
Media SilaturrahmiArsip untuk cerita
Adekku yang Maniez telah melihat nizanya
Aku bahagia karena akhirnya aku bisa pulang ke rumah. Rasa rindu terobati ketika kulangkahkan kakiku ke kampong halamanku. Maklum sudah hampir setahun aku meninggalkan kampung ini. Tak banyak berubah.
Aku memasuki halaman rumah. Aku heran, kenapa banyak sekali tamu yang dating. Aku senang, karena memang aku senang bila ada tamu yang berkunjung ke rumah, meski bukan aku yang dituju. Tapi kali ini aku benar-benar heran. Aku mengenal hampir seluruh tamu yang dating. Mereka adalah teman-temanku. Itu berarti mereka adalah tamu-tamuku. Mungkin mereka tahu, kalau hari ini aku pulang. Makanya mereka berkumpul di rumahku. Tapi, bukankah reuni akan diadakan nanti, tiga hari setelah lebaran? Itu pun diadakan di sekolah, tidak di rumahku. Bagaimana ini bisa terjadi? Semua temanku berkumpul. Pasti ibu sibuk di dapur untuk menjamu mereka. Baca entri selengkapnya »
Melampaui Diri Sendiri
Rabu, 27 Oktober 2004
Ini sebuah kisah nyata yang diceritakan oleh seorang bijak. Suatu malam, seorang laki-laki datang ke rumahnya dan berkata, ”Ada sebuah keluarga dengan delapan anak yang sudah berhari-hari tidak makan.” Mendengar hal itu bergegaslah orang bijak itu pergi membawa makanan untuk mereka. Baca entri selengkapnya »